Selamat datang di Sahabat Sejaties

Aturan Gramatika: Kata Ganti (Pronoun)

2komentar



A. Kata Ganti (Pronoun)
1. Pengertian Kata Ganti
Kata Ganti merujuk atau mengantikan Kata Benda (Noun), Orang dan Hal (Thing) dalam bentuk tunggal atau jamak yang telah disebut pada kalimat sebelumnya (antecedent).
Contoh: My parents are serous about health. They say that beef is not good for me.
"My parents" (antecedent) diganti dengan "they".
Arti: Orang tua saya serius tentang kesehatan. Mereka berkata bahwa makan daging sapi buruk bagi saya.

Tapi tidak semua Pronoun harus ada antecedent.
Contoh: Everyone here earns over a thousand dollars a year.

Arti: Setiap orang di sini mendapatkan lebih dari seribu dolar sehari
Dalam hal ini, pronoun “everyone” tidak mengunakan antecedent

2. Jenis Pronoun
Pronoun terdiri dari 8 (delapan) jenis, yaitu Personal, Demonstrative, Indefinite, Relative, Reflexive, Intensive, Interrogative, dan Reciprocal.
a.    Personal Pronoun (Kata Ganti Diri)
Personal Pronoun terdiri dari 4 (empat) bentuk, yaitu: Personal Pronoun sebagai Subject, Object, Possessive (kepunyaan) dan Nominative possessive (kepunyaan nominative). Silahkan anda perhatikan table berikut ini:

Tabel 6: Personal Pronoun (CD 007)

Subject                         Object                     Possessive                   Nominative
I (Saya)                        Me (Saya)                 My (Saya)                    Mine ( Milik Saya)
You (Anda)                  You (Anda)               Your (Anda)                Yours (Milik anda)
We (Kita – Kami)           Us (Kita /Kami)           Our (Kita / Kami)          Ours (Milik Kita/Kami)
They (Mereka)              Them (Mereka)          Their (Mereka)            Theirs (Milik Mereka)
He (Dia-pria)                 Him (Dia-pria)             His (Dia-pria)                 His (Milik Dia Pria)
She (Dia – Wanita)        Her (Dia –Wanita)       Her (Dia – Wanita)        Hers (Milik Dia Wanita)
It ( Dia-Benda)              It ( Dia-Benda)          Its ( Dia-Benda)            Its (Milik Dia Benda)

Contoh: 

1.    Mr. Bambang is an English teacher. He teaches his students well. They love him very much. Arti: Tuan Bambang adalah seorang guru bahasa Inggris. Dia mengajar siswa-siswi nya dengan baik. Mereka sangat menyayangi dia.  
2.    My car is BMW. It is parked over there. Which one is yours? Arti: Mobil saya adalah BMW. Dia diparkir disana. Yang mana milik anda?
3.    Your book is the red one. Hers is the blue one. Arti: Buku anda adalah yang berwarna merah.

Dengan tiga contoh di atas tentunya anda menjadi lebih tahu bagaimana cara mengunakan Personal Pronoun dalam kalimat. Perhatikan secara khusus posisi pronoun dalam kalimat, yaitu posisi He, They, It, Hers sebagai subyek.  
Apabila personal pronoun digabungkan dengan kata benda dengan bantuan and sebagai Kata Sambung (Conjuction) silahkan anda tulis seperti berikut ini.

Contoh: 
1.    Selly and I are taking a course in Indonesian history.Arti: Selly dan saya mengambil kursus sejarah Amerika.
2.    Professor Lukman gave all her books to Selly and me. Arti: Professor Lukman memberi semua buku nya kepada Selly dan saya.
Perhatikan  perubahan pronoun I pada kalimat pertama menjadi me pada kalimat kedua. Ketika diposisikan sebagai subyek kita mengunakan pronoun ”I” untuk kata saya, dan ”me” ketika diposisikan sebagai objek. 
b.    Demonstrative Pronoun
Kata-kata yang menunjukkan sesuatu (demonstrative) seperti this dan that menunjukkan keberadaan benda tunggal (singular) dan atau benda yang tidak bisa dihitung (uncountable noun). Kata these dan those menunjukkan keberadaan benda jamak (plural). Such bisa bertindak sebagai kata ganti (Pronoun) yang dianggap tunggal (singular).
Perhatikan contoh berikut ini:
Contoh: 
1.    That is incredible! Arti: Itu luar biasa! (“that” menunjukkan sesuatu (tunggal) yang baru saja anda lihat)
2.    This is unforgetable. Arti: Saya tidak akan pernah melupakan ini. (“this” menunjukkan suatu (tunggal)  pengalaman yang baru saja terjadi.)
3.    These are expensive. Arti: Semua ini mahal harganya ( These menunjukkan beberapa (plural) barang yang sedang diperlihatkan )
4.    Those are reasonable. Arti: Itu semua beralasan ( Those menunjukkan beberapa  (plural) hal yang sedang dicermati )  
5.    Such is my belief. Arti hal semacam itu merupakan keyakinan saya. (“such” menunjukkan suatu penjelasan (tunggal) yang baru saja dibuat).
Ketika digunakan sebagai subject, this/that/these/those/such bisa digunakan untuk merujuk kepada hal (thing) juga orang.
Contoh: 
1.    This is my father. Arti: Ini adalah bapak saya.
2.    That is my book. Arti: Itu adalah buku saya.
3.    These are my friends. Arti: Ini semua adalah teman-teman saya.
4.    Those were our managers. Arti: Mereka itu dulu manager kita.
5.    Such always fails. Arti: Hal semacam itu selalu gagal. 
Mohon dihindari pengantian ini kalau belum ada kejelasan pengantian seperti contoh berikut ini
Contoh: 
1.    The principal suspended those for two days; Arti: Kepala sekolah mengskor mereka selama dua hari.  “those” bisa bermakna guru tapi juga siswa. Supaya jelas, anda bisa gunakan “those” sebagai determiner seperti contoh berikut ini:
2.    The principal suspended those students for two days. Arti Kepala sekolah mengskor murid-murid itu selama dua hari.
Sebagai Determiner, this, that, these, those, dan such menjelaskan kata benda yang mengikuti. Makna this, that, these, those, dan such menyangkut jarak letak dan waktu seperti contoh berikut ini: These cakes, Those cakes, This book, and That book.  Pada beberapa contoh kalimat berikut ini These cakes, Those cakes, This book, dan That book tidak perlu disampaikan kata benda dengan syarat antara pembicara sudah sama-sama tahu benda yang dibicarakan sehingga penyampaian bahasanya bisa seperti berikut ini:.
Contoh: 
1.    These [kue yang ada di piring saya saat ini] are delicious (lezat). 
2.    Those [kue yang ada di piring saya pagi ini] were even better (bahkan lebih baik). 
3.    This [buku yang ada ditangan saya ini] is well written (ditulis dengan baik); 
4.    That [buku yang ada di sana tepatnya di atas meja itu] is trash (sampah). 
Selain itu, demonstrative pronouns juga bisa menunjukkan makna memandang rendah bersifat emosional seperti contoh berikut ini:
Contoh: 
1.    You're going to wear these? Arti: Anda akan memakai ini? (“ these” menggantikan pakaian yang dipandang tidak layak)
2.    This is the best you can do? Arti: Ini yang terbaik yang anda dapat lakukan? (“this” menggantikan tindakan yang dianggap dibawah standar)
Untuk menegaskan makna emosionalnya biasanya pronoun seperti ini mendapatkan penekanan khusus dalam percakapan. 
c.    Indefinite Pronoun
Indefinite pronoun seperti: everybody, anybody, somebody, all, each, every, some, none, dan one tidak mengantikan Kata Benda khusus tapi berfungsi sendiri sebagai Kata Benda.
Contoh: 
1.    Everyone is wondering if any is left. Arti: Setiap orang bertanya-tanya jika beberapa tersisa.
2.    None is fresh. Arti: Tak satupun segar.
3.    None are qualified. Arti : Tak satupun berkualitas.
4.    Some is in the bottle.Arti: Beberapa berada di dalam botol.
5.    Some are in the classroom.. Arti: Beberapa berada di dalam ruang kelas.
Indefinite pronoun yang lain juga bisa berperan sebagai Determiner seperti: enough, few, fewer, less, little, many, much, several, more, most, all, both, every, each, any, either, neither, none, some:
Contoh: 
1.    Few will be chosen; fewer will finish. Arti: Sedikit akan dipilih; lebih sedikit akan selesai. 
2.    Little is expected. Arti: Sedikit yang diharapkan.
d.    Relative Pronoun
Relative pronouns seperti who, whoever, which, dan that  menghubungkan sekelompok kata dengan Kata Benda atau Kata Ganti lainnya seperti pada contoh berikut ini:
Contoh: 
The student who studies hardest usually does the best. Arti: Pelajar yang belajar paling keras biasanya mengerjakan yang terbaik (“who” bermakna “yang”)
Kata “who” menghubungkan  subject, student, dengan Kata Kerja (studies) dalam anak kalimat. Anda harus bisa memilih secara benar antara “which” dan “that” , dan antara “who”  dan “whom”. Walaupun memiliki arti yang sama yaitu “yang” bukan berarti mereka dapat digunakan saling-mengantikan. Untuk lebih jelas silahkan pelajari contoh berikut ini:
Contoh: 
1.    Math that deals with calculation is my favorite subject. Arti: Matematika yang berhubungan dengan perhitungan adalah mata pelajaran favorit saya.
2.    Math, which deals with calculation, is my favorite subject. Arti: Matematika yang berhubungan dengan perhitungan adalah mata pelajaran favorit saya.
3.    Our new math teacher who lives next door comes from Malaysia. Guru matematika kita yang baru yang tinggal di sebelah  berasal dari Malaysia.
4.    Our new math teacher whom I like best is Mr. Bambang. Guru matematika kita yang baru yang paling saya sukai adalah Tuan Bambang.
Dari contoh di atas anda tahu bahwa “that” dan “which” merujuk kepada kata benda selain orang dan “who” merujuk orang. Perbedaan antara “that” dan “which” adalah pengunaan koma pada “which”. Sedangkan perbedaan antara “who” dan “whom” is that “whom” merujuk object dan “who” merujuk kepada subject.
Bentuk lain dari relative pronoun adalah whoever, whomever, whatever. Bentuk ini dikenal sebagai Indefinite relative pronoun. Maksud dari “indefinite” adalah “tidak pasti”. Beberapa contoh berikut ini memberikan penjelasan kepada anda mengapa mereka dianggap indefinite.
Contoh: 
1.    The coach will select whomever he pleases. Arti: Pelatih akan menyeleksi siapapun yang dia senangi. 
2.    He seemed to say whatever came to mind. Arti:Dia tampaknya berkata apapun yang terlintas dipikirannya. 
3.    Whoever crosses this line first will win the race.Arti: Siapapun yang melintasi galis ini pertama kali akan memenangkan balapan itu.
Demikian juga dengan “what” yang juga merupakan sebuah indefinite relative pronoun seperti contoh berikut ini:
Contoh: 
1.    She will tell you what you need to know. Arti: Dia akan mengatakan apa yang anda perlu tahu.
2.    They always say what they want. Arti: Mereka selalu berkata apa yang mereka ingin.
3.    He told me what I should do. Arti: Dia memerintah saya apa yang saya seharusnya lakukan.
e.    Reflexive Pronoun
Reflexive pronouns seperti myself, yourself, herself, himself, themselves, ourselves, dan itself menunjukkan bahwa subject terkena aksi dari verb. 
Contoh: 
1.    Students who cheat on this quiz are only hurting themselves. Arti: Siswa-siswa yang menyontek pada quiz ini hanya menyakiti diri mereka sendiri.
2.    You paid yourself a million dollars? Arti: Anda bayar sendiri satu juta dolar?
3.    She encouraged herself to do well. Arti: Dia mendukung dirinya sendiri untuk melakukan dengan baik.
4.    Toni, Basuki, and I have deceived ourselves into believing in my uncle. Toni, Basuki dan saya telah menipu diri kami sendiri dengan percaya pada paman saya.
5.    You and Clara have deceived yourselves. Arti: Anda dan Clara telah menipu diri anda sendiri.
6.    No one here can blame himself or herself. Arti: Tak seorang pun bisa menyalahkan dirinya sendiri. 
7.    The people here cannot blame themselves. Arti: Orang-orang disini tidak bisa menyalahkan diri mereka sendiri.
f.    Intensive Pronoun
Intensive Pronouns seperti myself, yourself, herself, ourselves, dan themselves terdiri dari personal pronoun ditambah dengan self atau selves yang menitik beratkan pada sebuah kata benda. 
Contoh: 
I myself don't know the answer. Arti: Saya sendiri tidak tahu jawabannya. 
Sangat mungkin sebuah Intensive Pronoun mendahului Kata Benda yang dirujuk.
Contoh: 
Myself, I don't believe a word he says. Arti: Diri saya sendiri, saya tidak percaya satu katapun yang dia ucapkan.
g.    Interrogative Pronoun
Interrogative Pronouns yang terdiri dari who, which, dan what digunakan untuk membuat pertanyaan
Contoh: 
1.    What is that? Arti: Apa itu? 
2.    Who will help me?Arti: Siapa yang akan menolong saya? 
3.    Which do you prefer? Arti: Yang mana yang anda lebih suka?
Interrogative Pronouns juga berperan sebagai Determiner: 
Contoh: 
It doesn't matter which books you buy. Tidak masalah bir yang mana yang anda beli. 
He doesn't know whose car he hit. Arti: Dia tidak tahu mobil siapa yang dia tabrak.
Peran determiner pada contoh di atas disebut dengan Interrogative Adjectives.
Sama seperti Relative Pronoun, Interrogative Pronouns membuat  Noun Clause, dan seperti relative clause, Interrogative Pronouns memainkan peran sebagai subject pada klausa yang dibangun.
Contoh: 
1.    We know who is guilty of this crime. Arti: Kita tahu siapa yang bersalah pada kejahatan ini. 
2.    I already told the detective what I know about it.Arti: Saya telah menceritakan kepada detektif apa yang saya tahu.
h.    Reciprocal Pronoun
Reciprocal pronoun terdiri dari each other dan one another. Bentuk ini cocok untuk mengabung ide-ide.
Contoh: 
1.    If Anton gave Siti a bag as a present and Siti gave Anton a bag as a present. Arti: Jika Anton memberi Siti sebuah tas sebagai hadiah and Siti memberi Anton sebuah tas sebagai hadiah. Kita bisa mengatakan bahwa mereka saling memberi tas satu dengan lainnya. 
2.    My mother and I give each other presents. Arti: Ibu saya dan saya saling memberi hadiah.  
Apabila lebih dari dua orang yang terlibat kita mengunakan one another.
Contoh: 
Club members share opinions one another. Arti: Anggota club berbagi pendapat satu dengan yang lainnya.
Reciprocal pronoun bisa juga dalam bentuk Kepunyaan (Possessive):
Contoh: 
1.    They borrowed each other's ideas. Arti: Mereka saling meminjam ide-ide milik satu dan lainnya.  
2.    The employees in this department often use one another's office equipment. Arti Pegawai-pegawai di departemen ini sering mengunakan peralatan kantor milik satu dengan lainnya.
Anda telah memahami secara baik tentang Pronoun khususnya tentang jenis, bentuk pada setiap jenis, posisinya dalam kalimat, dan artinya. Pengetahuan ini akan sangat bermanfaat sewaktu anda membangun kalimat-kalimat dengan aturan gramatika yang benar.

Ditulis Oleh : Sahabat ~ Blog Persahabatan

Anda sedang membaca sebuah artikel yang berjudul Aturan Gramatika: Kata Ganti (Pronoun),, Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk anda dan kita bersama ....

:: Thank you for visiting ! ::

Share this article :

+ komentar + 2 komentar

17 Januari 2012 06.18

woy biologi ne endi??

17 Januari 2012 15.18

Biologinya belum selesai Sob.,.,.,, :)
kan ulangan.,,.,., :)

Poskan Komentar

Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran yang sangat berguna serta membawa manfaat yang besar dan dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini dengan syarat-syarat sebagai berikut :
✖Komentarlah sesuai tema
✖Komentarlah dengan baik dan sopan
✖Jangan berkomentar SARA
✖Jangan sampai Spam
✖Jangan Asal COPAS. kalau mau COPAS. silahkan sertakan link sumber

(-‿-) Trimakasih (-‿-)
@Ikhwan Alfath

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Support : ICT SMAN Colomadu | Sobat Sharing | Ikhwan Alfath | Famz | |
Copyright ©2009 - 2014. Sahabat Sejaties - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by Sahabat Sejaties
Proudly powered by Blogger